Pitch Deck (Tutorial)

 Haiii, balik lagi nih di blog akuu, kali ini aku mau membahas tentang pitch deck. kalian tau ga si pitch deck itu apaa?? yuuuk disimaak >.<


Pengertian, Tujuan dan Manfaat Pitch Deck

    Pitch Deck (Pitching) adalah sebuah file presentasi singkat yang berisikan tentang penjelasan seputar kondisi bisnis secara umum, mulai dari solusi yang ditawarkan, proyeksi pendapatan, hingga strategi yang akan dilakukan dimasa mendatang. Pitch deck biasanya dibuat menggunakan berbagai macam tools umum seperti power point, keynote, atau prezi. tak hanya untuk menjelaskan rencana bisnis, pitch deck juga bisa digunakan saat bertemu dengan perusahaan lain untuk bekerja sama atau orang yang akan menjadi calon Co-Founder.

    Tujuannya untuk memudahkan kamu dalam memberikan penjelasan terhadap calon investor maupun konsumen. file presentasi itu bermanfaat sebagai patokan untuk hal-hal apa saja yang akan kamu sampaikan kepada calon investor, sehingga lebih baik kamu mempersiapkan materi pitch deck sebaik mungkin agar calon investor tertarik dengan bisnis yang kamu jalankan. di dalam pitch deck itu biasanya terdiri dari beberapa slide dan menceritakan dengan jelas apa sih tujuan dan lingkup bisnis yang kamu jalankan.

    Manfaat dari pembuatan pitch deck adalah untuk mengajak pihak lain bekerja sama secara langsung, seperti dengan bertemu klien yang membutuhkan informasi atau gambaran terkait dengan produk yang kamu tawarkan tersebut.



Unsur-Unsur Pitch Deck 

beberapa bagian dasar yang kamu perlukan dalam sebuah pitch deck yaitu:

  • Cover
    Mulai pitching kamu dengan opening yang menarik, dengan menyantumkan nama perusahaan, logo, dan juga tagline dari start up yang kamu miliki.
  • Problem
    saat melakukan pitching, pancing emosional feeling audience kamu dengan cerita mengenai problem atau permasalahan yang biasa terjadi di sekeliling mereka yang berkaitan dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan.
  • Solution
    Jelaskan mengenai solusi yang kamu berikan. jelaskan apa produk atau jasa yang kamu miliki dan tunjukan perbedaan antara sebelum dan sesudah menggunakan solusi dari produk kamu.
  • How it works
    Jelaskan juga bagaimana langkah-langkah penggunaan produk kamu. bagian ini sudah masuk dalam bagian inti, sehingga kamu perlu menjelaskan lebih detail sehingga audience dapay membanyangkan pengalaman saat menggunakan prduk yang kamu tawarkan.
  • Traction (Milestones)
    Jika audience kamu merupakan calon investor, maka tunjukan juga traction dari produk kamu. setiap investor pasti tertarik untuk melihat sejauh mana kamu sudah berjalan, seberapa banyak user yang sudah bergabung dan bagaimana penjualan dari produk yang kamu tawarkan.
  • Market Opportunity (Size)
    Investor akan tertarik untuk mmengetahui seberapa besar market yang akan kamu jangkau, sehingga tunjukan potesi dai sebaran produk kamu, siapa saja yang akan menjadi user, dab seberapa besar kamu berpotensi untuk mengumpulkan revenue.
  • Market landscape
    Kamu dapat menunjukan data dari apa saja yang sudah terjadi pada startup kamu, dimana posusu kamu dan bagaimana kondisi persainan pasar dari bisnis yang kamu jalankan.
  • Projection
    Tunjukan juga projeksi dari startup kamu kedepannya, ingin jadi sebesar apa startup kamu. sertakan data grafik dari projeksi tersebut, dapat ditunjukan dalam tahunan atau kuartal tertentu.
  • Revenue atau Business model
    Dalam aspek ini, tunjukan dari mana saja startup kamu akan mendapatkan income atau sumber pendapatan. seperti dari margin penjualan, vendor, iklan dan yang lainnya.
  • The team
    Memasuki bagian penutup, tunjukan orang-orang di balik startup kamu, ceritakan latar belakang serta passion mereka dalam membangun startup kamu, dan mengapa investor harus mempercayai anda dan tim.
  • Appendix 
    Bagian ini sebenarnya tidak harus ditunjukan saat pitching, namun akan lebih baik jika kamu dapat mempersiapkan kemungkinan-kemungkinan pertanyaan yang akan muncul dari investor. siapkan juga data dari riset bisnis yang kamu jalankan pada appendix ini.
  • Action Part
    Tutup sesi pitching kamu dengan kalimat yang dapat meyakinkan audience untuk berkontribusi dengan startup kamu. jika audience kamu adalah investor maka tutup sesi pitching dengan ajakan untuk berdiskusi lebih lanjut atau permohonan untuk pendanaan.


Tips dan Triks Pitch Deck

1. Gunakan aturan 10/20/30

    aturan ini cukup terkenal oleh guy kawasaki maksudnya adalah, pastikan slide yang kamu miliki tidak lebih dari 10 slide, waktu yang kamu gunakan untuk presentasi tidak lebih dari 20 menit dan gunakanlah ukuran font yang tidak kurang dari 30.


2. Awali dengan elevator pitch

    Elevator pitch itu merupakan penjelasan yang luas dan singkat mengenai perusahaan. sampaikan ini di awal dengan satu atau dua kalimat pembuka, sehingga dapat menjadi daya tarik bagi calon investor untuk mengetahui lebih jauh perusahaan kamu.


3. Masukan demo

    Jangan lupa untuk memasukan beberapa video atau foto yang menjelaskan seperti produk yang dikembangkan oleh perusahaan kamu.


4. Sampaikan kesempatan pasar yang akan diraih

    kamu harus menjelaskan mengapa ide yang kamu miliki itu cocok untuk diterapkan di target pasar yang dituju.


5. Sampaikan bagaimana kamu bisa mendapatkan pemasukan

    dengan ide yang luar biasa, kamu harus menyampaikan kepada investor bagaimana ide tersebit bisa mendatangkan pemasukan bagi perusahaan yang kamu miliki.


6. Masukan elemen grafis

    Masukanlah sedikit elemen-elemen pendukung berupa grafis atau gambar agar tidak membosankan dan lebih bisa menarik perhatian calon investor kamu, karena ini hal penting terutama kamu sedang menjelaskan hal-hal yang cukup berat seperti target pasar dan sebagainya.


7. Sampaikan lebih dalam tentang point-point utama

    Seorang investor akan lebih memperhatikan tentang proyeksi keuangan, informasi teknis, competitive analysis, rencana pemasaran dan branding, serta tim manajerialmu, sehingga usahakan kamu dapat menyampaikan hal tersebut secara dalam sehingga dapat menarik perhatian calon investor.


8. Jaga percaya diri

    Pitch deck merupakan pembuka jalan untuk mengembangkan bisnis, selayaknya presentasi pada umumnya kamu harus tetap percaya diri dalam menyampaikan hal tersebut.


Nah untuk penjelasan lebih lanjut tentang apa sih elevation pitch, kamu bisa menonton video di bawah ini:


Nah sekian isi blog aku kali inii, semoga bermanfaat dan dapat dimengerti. Terimakasiih >.<


Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Tutorial) My Idea BMC

Business Model Canvas

Marketing Insight "Apa dan Bagaimana"